Job Description
Tanggung jawab utama Anda adalah memastikan uptime maksimal armada alat berat kami di lokasi pertambangan dan konstruksi. Anda akan memimpin tim teknis dalam perencanaan pemeliharaan berkala, pengelolaan inventaris suku cadang, dan penyelenggaraan Supply Chain Management (SCM) yang efisien. Kami mencari pemimpin yang strategis untuk mengoptimalkan biaya operasional, memastikan ketepatan waktu, dan menjamin kepatuhan terhadap standar keselamatan industri (K3) yang ketat. Ini adalah kesempatan unik untuk mengembangkan karir di industri yang dinamis dan berdampak tinggi.
Responsibilities
- Memimpin dan mengkoordinasikan tim pemeliharaan alat berat untuk memastikan ketersediaan armada operasional di lapangan.
- Mengelola seluruh proses Supply Chain Management (SCM), termasuk pemilihan vendor, pemesanan suku cadang, dan pengelolaan stok inventaris.
- Merencanakan dan melaksanakan pemeliharaan berkala (preventive maintenance) serta perbaikan kritis untuk mesin mining dan concrete machinery.
- Memantau dan menganalisis data performa alat berat untuk mengidentifikasi tren, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi downtime.
- Mengawasi hubungan kerja dengan pemasok dan vendor untuk menjamin kualitas layanan, harga kompetitif, dan ketepatan waktu pengiriman.
- Memastikan semua proses pemeliharaan dan operasional mematuhi standar keselamatan kerja (K3) dan regulasi pemerintah yang berlaku.
- Menyusun laporan keuangan dan operasional terkait biaya perawatan, pengadaan barang, dan efisiensi logistik.
Qualifications
- Sertifikasi pendidikan minimal S1 Teknik Mesin, Teknik Sipil, atau Terkait dengan spesialisasi Alat Berat.
- Pengalaman kerja minimal 5-7 tahun di bidang Service Maintenance atau Supply Chain Management, khususnya di industri Pertambangan atau Konstruksi.
- Pemahaman mendalam tentang konfigurasi, operasi, dan perawatan mesin konstruksi (Hydraulic, Diesel, Electric) serta mesin pertambangan.
- Kemampuan manajerial yang kuat untuk memimpin tim teknis, memberikan arahan, dan menyelesaikan konflik.
- Kemampuan analitis yang kuat untuk memecahkan masalah teknis, mengevaluasi biaya, dan mengoptimalkan rantai pasok.
- Keahlian komunikasi yang baik dalam berinteraksi dengan manajemen, tim lapangan, dan pihak eksternal (vendor).